Cari Blog Ini

Selasa, 31 Januari 2017

TIPS SUKSES BISNIS JUAL BELI MOTOR/MOBIL

Bisnis jual beli motor bekas adalah salah satu bisnis yang cocok untuk para pemula. Mengapa demikian? Karena pangsa pasarnya cukup besar. Hampir semua kalangan masyarakan memiliki motor di setiap rumah. Karena harganya yang murah, para pelajar, mahasiswa, karyawan pun memilih menggunakan motor untuk aktivitas sehari-harinya. Motor bekas lebih disukai karena harganya lebih murah daripada motor baru. Tertarik mencoba peruntungan di dunia jual beli motor bekas ini? Yuk simak pembahasannya berikut ini.

Mulai dari makelar motor

Apa yang Anda pikirkan jika mendengar istilah jual beli motor bekas? Showroom motor-kah? Well, bagus memang memiliki showroom motor, tapi perlu modal yang besar tentunya. Sebagai pemula, Anda pun bisa memulai bisnis ini tanpa modal. Caranya mudah. Anda bisa mulai usaha jual beli motor bekas sebagai makelar terlebih dulu. Tugas makelar hanyalah mempertemukan antara pembeli motor dengan penjual motor. Mereka akan memberi komisi yang lumayan untuk Anda. Kalau menjjadi makelar motor sudah berjalan, uang komisi yang Anda terima, bisa Anda tabungkan. Kalau sudah banyak uang tabungan Anda, uang tersebut bisa dijadikan modal untuk membeli motor bekas.

Memeriksa kondisi motor

Sebelum membeli, motor bekas yang Anda pilih dicek terlebih dulu. Misalnya saja, kondisi oli, tahun kendaraan, sasis atau rangka, goresan pada bodi, kabin dan lain-lain. Kalau tidak mengerti masalah seperti itu, Anda bisa mengajak relasi seperti teman atau keluarga yang mengerti soal kondisi motor. Yang tidak kalah penting adalah kelengkapan surat-surat. Motor bekas tanpa surat-surat harganya jauh lebih murah memang. Namun pikirkan apa yang akan terjadi kepada Anda bila ternyata motor itu hasil curian? Ya, Anda akan tersangkut bahkan mungkin bisa digolongkan sebagai penadah dan panjang urusannya. Oleh karena itu, lebih baik beli motor bekas yang surat-suratnya komplit

Cari investor atau pinjam ke bank?

Mencari investor atau pinjam ke bank adalah dua cara yang dapat Anda lakukan untuk mencari modal. Mengajukan pinjaman ke bank pun bisa dengan dua cara, yakni dengan memakai agunan: aset Anda dijadikan agunan dan tanpa agunan. Namun kredit tanpa agunan ini bunganya lebih besar. Jika memungkinkan ikutilah program pinjaman bagi para entrepreneur yang kini ada di berbagai bank. Selain itu, Anda bisa mengajukan diri untuk menjadi mitra binaan perusahaan atau BUMN di lingkungan sekitar.
Mencari investor itu sulit? Tidak juga. Ajaklah teman-teman yang satu visi dengan Anda, dan tawarkan bagi hasil. Anda juga bisa mencari teman atau kerabat yang menjual motor mereka. Mintalah mereka untuk menaruh motornya di bisnis Anda lalu Anda carikan pembelinya.

Rumah Anda dijadikan show room

Bicara tentang showroom, tentu yang Anda pikirkan adalah besarnya sewa tempat untuk dijadikan showroom motor. Jangan salah, mereka yang modalnya terbatas juga bisa membuka showroom motor. Caranya dengan memanfaatkan rumah Anda sendiri. Kalau dirasakan rumah Anda kurang luas, carilah kenalan yang memiliki halaman rumah yang lumayan luas. Jika menyewa dirasakan terlalu berat bagi Anda, tawarkanlah bentuk kerja sama bagi hasil.
Strategi pemasaran dan promosi
Pemasaran dan promosi juga perlu diperhatikan dalam bisnis ini. Agar bisnis berjalan baik, buatlah rencana promosi dan marketing yang efektif. Perluaslah jaringan relasi Anda. Jangan lupa, manfaatkan juga promosi online, terutama di web, blog, dan sosial media. Promosi di Internet baiknya dioptimalkan untuk belajarnya bisa juga dengan cara membaca artikel tentang marketing atau berdasarkan pengalaman orang lain.
nah sekian tips article dari saya ini, intinya dal am memulai suatu bisnis haruslah tekun dan ulet, sering sharing dengan pengalaman orang juga sangat diperlukan. sekian terimakasih semoga sukses dalam memulai usaha barunya..

Sabtu, 14 Januari 2017

Cara Mereset Launchpad Macbook Pro OS X Yosemite

Semenjak sistem operasi OS X Lion, Apple mengenalkan Launchpad yang mirip dengan homescreen perangkat iOS. Bahkan hingga OS X Yosemite kamu masih dapat mengaksesnya dengan gesture 5 jari ke arah dalam di atas trackpad perangkat MacBook Air misalnya. 
Bagi kamu yang sering menginstal banyak aplikasi, pasti Launchpad kamu terlihat sangat penuh dan tidak cantik lagi. Atau mungkin kamu malah rajin menatanya dengan folder dan ingin kembali seperti semula? Tenang, ada cara instan kok untuk melakukan reset tampilan Launchpad di OS X Yosemite seperti awal. Berikut ini tipsnya dari OS X Daily:
  1. Pastikan kamu menggunakan OS X Yosemite untuk tutorial ini.
  2. Buka aplikasi Terminal dari folder Applications > Utilities > Terminal. Atau bisa juga dari Spotlight dengan mengetikkan namanya.
  3. Copy lalu paste perintah Terminal di bawah ini lalu tekan enter untuk menjalankannya.
    defaults write com.apple.dock ResetLaunchPad -bool true; killall Dock
  4. Tanda jika perintah kamu benar adalah Dock di desktop kamu akan menghilang selama beberapa saat. Tampilan Launchpad juga akan menunjukkan tulisan Loading Applications. Proses ini agak memakan waktu sekitar 1 menit jadi sabar saja yah. 
  5. Jika sudah selesai dan Dock kembali tampil, coba masuk ke Launchpad kamu. Halaman pertamanya akan tampil dengan aplikasi bawaan dari OS X Yosemite saja. Sisanya akan ditampilkan pada halaman berikutnya dan sesuai abjad. Semua folder yang sudah kamu buat untuk menyembunyikan aplikasi di dalamnya juga tidak lagi tampil. Mudah dan cepat kan! 3

Rabu, 04 Januari 2017

Menentukan Nilai Maximum dan Minimum Dengan C++

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
/**
*Mencari Nilai Maximum dan Minimum
*by.AgusNatha
*/

void main() {
      
       int angka, jumlah, max, min;
     
       cout << "2. Mencari nilai terbesar dan terkecil. (jumlah angka ditentukan)" << endl;
       cout << endl;
       cout << "masukkan jumlah angka: "; cin >> jumlah;
       cout << endl;
    
       for (int i = 1; i <= jumlah; i++) {
     
       cout << "Masukkan Angka       : "; cin >> angka;
   
       if ( i == 1 ) {
             min = angka;
             max = angka;
            }
            else if ( min > angka ) {
               min = angka;
            }
            else if ( max < angka) {
               max = angka;
           }
           else {}
           }
    
       cout << endl;
       cout << "Nilai terkecil           : " <<  min << endl;
       cout << "Nilai terbesar           : " <<  max << endl;
    
       getch();
       }



Selamart mencoba !!!!